Rabu, 04 Desember 2013

kotak musik untuk Zahra



 KOTAK MUSIK UNTUK ZAHRA


        SAHABAT… satu kata yang indah . lebih dari sekedar berteman tetapi bukan pacar . saya ( Aldi ) , Fahri dan Zahra adalah sahabat sejati , sahabat dari masa kita SMP , kita bertiga sangat berbeda , saya yang menurut mereka itu ganteng , jail tapi pinter, Fahri anak nya kecil , ganteng sih , jail nya melebihi aku ,tapi enggak pinter – pinter amat sih . dan yang peling cantik itu Zahra , kenapa di bilang paling cantik  karena dia satu – satu nya cewek diantara kami bertiga , Zahra orang nya manis , baik lagi udah gituh pinter nyanyi , suaranya bagus , walau enggak sebagus Agnes Monika juga sih .
        Walau kita berbeda sifat tapi kita tetap sahabat , lewat perbedaan itulah kita bisa memahami satu sama lain . kita jarang banget yang namanya marahan meski ada kata- kata yang sering membuat sakit hati , tetapi kita tau , kalau itu hanya sebuah gurauan saja . tapi yang paling suka ngambek itu Zahra . aku dan Fahri suka banget jailin dia karens kalau dia ngambek lucu banget mukanya . aku sayang banget sama mereka . enggak mau kehilangan mereka . cari sahabat seperti mereka berdua itu susah , jarang ada.

Hari ini hari libur , rencananya kami bertiga mau keluar entah kemana . kami tak tau .

“bosen….!” Keluh Zahra
“biasa ajah kali zah …!” ujar Fahri pada Zahra , dengan mata yang tidak berpaling pada komik nya .
“katanya pengen kemana – kemana ?..” tanyaku pada keduanya
“iya sih, tapi kemana masalah nya tuh ..” jawab Zahra padaku
“aneh kamu zah .” celetuk fahri meledek Zahra
“iiihhh, sirik ajah sih kamu, masalah gtuh.” Sambil mencubit Fahri dengan kesal
“auuuhhhh… sakit tau zah ..!”
“biarin . biar tau rasa :-p .”ledek nya pada fahri

        Aku yang melihat mereka berdua berseteru hanya bisa tertawa , sudag tidak heran jika Zahra dan fahri saling meledek , apalagi fahri yang selalu meladeni Zahra . dia emnag super jail, benar kata orang , kalu orang yang kecil pasti orangnya jail , kami semua terdiam, ada rasa bingung dalam hati , diam mya paada mikirin apa yaaa.? “aku masih memikirkan kemana kita kan pergi , dirumah saja sungguh tidak enak , bosan rasanya , ! sedang semua diam . tiba – tiba fahri angkat bicara.

“ke mall ajah yuk , tapi nai sepeda kan deket ..! usulnya

‘ok ! aku setuju !” jawab ku .

“hah ..! naik  sepeda , panas dong ..” jawab nya kaget lalu mengeluh

“ya enggak apa – apa centil , takut banget panas sih .. panas ajah enggak takut sama kamu….hehehe.” ujar nya meledek sambil tertawa

“iya .. iya ..  dehh . aku ngalah , cowok itu mau nya menang terus ..” jawabnya pasrah

        Lalu kamipun bergegas mengambil sepeda , lalu goes menuju tempat tujuan, memang rumah kami dekat dengan mall itu , jadi memakai sepeda pun tidak jadi masalah, karena memang rumah kami terletak di perkotaan . memang menggunakan sepeda itu panas , tapi mengurangi polusi udara..kan ..!!!! .dant juga tetap asik kok.  Sesampainya di mall kami berputar – putar mengelilingi mall tersebut , ternyata disitu sedang ada bazar buku , Fahri yang sangat senang membaca , ia yang paling semangat jika ada bazar buku . walaupun tidak tau dia akan membeli atau tidak , sedangkan aku dan zahraa mengikuti fahri di belakang ,

“liat – liat ajah percuma . kalu enggak beli .” celetuk Zahra meledek fahri yang sedang memilih buku
“masalh buat lho..?”
“enggak juga sih..”
“huuuu..” sambil memukul kepala Zahra menggunakan buku yang ia pegang
“pindah yik jangan disini terus .” ajakku pada keduanya

lalu mereka pun mengikuti dari belakang. Ketika kami melewati sebuah took . Zahra pun berhenti , dia memandangi sekumpulan kotak music , matanya berbinar – binary  kuarsa dia ingin memilikinya .

“percuma kalo . liat – liat ajah ..!” ledek fahri denagn kata – kata yang pernah dzahra omongkan padanya .
“aku kan lgi enggak ada uang ..!” ujar nya kecewa

Ada rasa kasihan aku mlihat Zahra , ingn sekali aku membelikan kotak musik itu untuk nya . kau berfikir sejenak , dalam hati ku berkata
“Zahra bentar lagi kan ulang tahun ..” kata ku dalam hati

“heh… kok ngelamun sih …” ujar Zahra mengagetkanku.
“oh ..maaf ra .” 
“laper nih , makan yuk ..!” kata Zahra
“makan dimana , katanya lagi enggak ada uang ..!” jawabnya sambil tertawa kecil ..
“ya .. kalau buat makan mah ada .haha,.”

Kita bertiga menuju tempat makan , sambil nercanda saking laparnya atau apa ya .. sampai – sampai tak menyadari  kalau makannya belepotan kayak anak kecil .
Setelah kami selesai makan . kami bertiga pergi dari mall itu lalu mengayuh sepeda kembali menuju rumah Zahra .
Ketika sampai di rumah Zahra . Zahra masuk kedalam ,akupun berbicara dengan Fahri .

“ri , Zahrakan berta lagi ulang tahun…! Gimana kalo kita ngasih dia kotak musik ..!” usulku .

“ia .. iya .. aku setuju. .zahra pasti seneng banget “ ujarnya girang

Tiba – tiba zahra datang dengan membawa minuman sambil berkata.
“hayoo . lagi pada ngomongin apasih .. kok enggak ngajak – ngajak ..!” ujarnya jengkel.
“mau tau aja ..!” jawab fahri meledek

 Kami pun duduk di taman rumah Zahra kuta bertiga bermain jujur – jujuran , siapa yang ketunjuk dia akan mendapat pertanyaan dan harus menjawab jujur tidak boleh bohong , dan kami bertiga berjanji tidak boleh di umbar – umbar . tak terasa hari sudah menjelang sore . aku dan Fahripun berpamitan untuk puulang.

Besok lusa adalah hari ulang tahun zahraa , aku berusaha mengumouljan sedikit uang untuk membelikan hadiah kotak musik . untuk sahabat tercinta yaitu Zahra .
“ semoga,  enggak kurang , kan setengah nya ada sama Fahri ..”  lirih ku dalam hati

Besok nya tanpa sepengetahuan zahhra , kaau dan fahri pergi ke toko yang ada di mall , untuk membeli kotak music untuk Zahra . kita pilihkankan yang paling baagus diantara yang ada . awal nya ku dan Fahri sangat takut kalau , uangnya kurang , hingga akhirnya , uangnya malah lebih . aku dan Fahri merasa lega , setelah membelikan kotak musik itu .

“ya ampun, hampir sajah tadi tuh uangnya kurang … takut banget aku tadi ..!” kata Fahri denga perasaan lega

“iya , Al , semoga saja Zahra suka sama yang kita kasih ..!” kata ku berharap

“tentunya dong..” jawabnya dengan PD

Ketika kami kembali pulang ke rumah , di jalan kami bertemu dengan Zahra .
“kalian dari mana ajah sih .. aku nyariin kalian di sekolah kayak orang gila tau gak..! ninggalin bae ..” katanya dengan nada jengkel.

“maaf . ra .. tadi kami ke rumah temen dulu ..” ujar Fahri  meyakinkan .

“kalo da apa – apa bilang dulu dong  , jangan kayak tadi siang , aku kan kesel , udah pulang nya sendirian lagi.!.” katanya lagi.

“iya ..iya Zahra sayang ..” kataku pada Zahra yang sedari tadi mengoceh terus dan akhirnya dia tersenyum dan memaafkan kami berdua. Oh leganya ,,,!!!!!

*
Besok nya , tepat hari ulang tahun Zahra , sepulang sekolah aku dan fahri mengajak Zahra ke sebuah taman yang indah , sekaligus membawa tart buatan ibu ku , mata Zahra di tutup jangan sampai dia tahu , kejutan kita buat dia .

‘kita maU kemana sih..” Tanya dia sambil memegangi matanya yang tertutup

“kemana ajah  , kamu tinggal nurut sama kita , bentar lagi juga sampai kok..!”jawab ku meyakinkan “nah kita sudah sampai , hitungan ketiga kamu buka ya , penutup matanya ..!” lanjut ku pada Zahra .

“1,2,3.. happy birthday Zahra …!!!!” kejut ku dan Fahri padanya

Mata Zahra berbinar – binar seraya ingin meneteskan air mata , sambil mengucapkan terima kasih dia menangis.

“ini buat kamu Zah .!” kata Fahri sambil menjulurkan sebuah kado .

“ini dari kita berdua , jangan dilihat dari besar kecilnya yah ..!” lanjut ku .

“apa.. ini ..?” Tanya Zahra “aku buka yah…!” sambungnya .

Kami berdua hanya tersenyum simpul melihat Zahra membuka kado. Dia kaget , ketika dia tau bahwa hadiah tersebut berisi kotak musik, dia sangat senang , saking senangnya sampai – sampai dia hampir memeluk kami berdua .

“sekali lagi, Zahra bilang makasih sama kalian , kalian baik banget sama Zahra , Zahra sayanga kalian…” dengan suara yang terpotong – potong dia terus berbicara , isak tangis akan haru nya pada kami , tidak bisa ditahan lagi .

“iya sama – sama Zahra , kita berdua juga sayang sama Zahra , sayang banget malah..” kata fahri .

“udah Zahra jangan nangis lagi , senyum dong … nanti cantioknya hilang loh..!” ujarku sambil menenangkan Zahra . lalu Zahra pun kembali tersenyum.

“nah , gitu dong , cantikkan kelihatannya..”rayu Fahri pada Zahra

‘Zahra mau , kiat bertiga janji akan jadi sahabat selamanya ..” katanya sambil menjulurkan kelingkingnya .

“JANJI…!!!!!!!” kataku dan Fahri bersamaan

Kita bertiga selalu melalui hari – hari bersama , senang susah kita jalani bersama , karena kita sudah berjanji , sahabat selamanya sampai akhir menutup mata dan nafas terhenti…” .




TAMAT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar