KOTAK MUSIK
UNTUK ZAHRA
SAHABAT… satu kata yang indah . lebih dari sekedar berteman
tetapi bukan pacar . saya ( Aldi ) , Fahri dan Zahra adalah sahabat sejati ,
sahabat dari masa kita SMP , kita bertiga sangat berbeda , saya yang menurut
mereka itu ganteng , jail tapi pinter, Fahri anak nya kecil , ganteng sih ,
jail nya melebihi aku ,tapi enggak pinter – pinter amat sih . dan yang peling
cantik itu Zahra , kenapa di bilang paling cantik karena dia satu – satu nya cewek diantara
kami bertiga , Zahra orang nya manis , baik lagi udah gituh pinter nyanyi ,
suaranya bagus , walau enggak sebagus Agnes Monika juga sih .
Walau kita berbeda sifat tapi kita tetap sahabat , lewat
perbedaan itulah kita bisa memahami satu sama lain . kita jarang banget yang
namanya marahan meski ada kata- kata yang sering membuat sakit hati , tetapi
kita tau , kalau itu hanya sebuah gurauan saja . tapi yang paling suka ngambek
itu Zahra . aku dan Fahri suka banget jailin dia karens kalau dia ngambek lucu banget
mukanya . aku sayang banget sama mereka . enggak mau kehilangan mereka . cari
sahabat seperti mereka berdua itu susah , jarang ada.
Hari ini hari libur ,
rencananya kami bertiga mau keluar entah kemana . kami tak tau .
“bosen….!” Keluh Zahra
“biasa ajah kali zah …!”
ujar Fahri pada Zahra , dengan mata yang tidak berpaling pada komik nya .
“katanya pengen kemana –
kemana ?..” tanyaku pada keduanya
“iya sih, tapi kemana
masalah nya tuh ..” jawab Zahra padaku
“aneh kamu zah .” celetuk
fahri meledek Zahra
“iiihhh, sirik ajah sih
kamu, masalah gtuh.” Sambil mencubit Fahri dengan kesal
“auuuhhhh… sakit tau zah
..!”
“biarin . biar tau rasa
:-p .”ledek nya pada fahri
Aku yang melihat mereka berdua berseteru hanya bisa tertawa ,
sudag tidak heran jika Zahra dan fahri saling meledek , apalagi fahri yang
selalu meladeni Zahra . dia emnag super jail, benar kata orang , kalu orang
yang kecil pasti orangnya jail , kami semua terdiam, ada rasa bingung dalam
hati , diam mya paada mikirin apa yaaa.? “aku masih memikirkan kemana kita kan
pergi , dirumah saja sungguh tidak enak , bosan rasanya , ! sedang semua diam .
tiba – tiba fahri angkat bicara.
“ke mall ajah yuk , tapi
nai sepeda kan deket ..! usulnya
‘ok ! aku setuju !” jawab
ku .
“hah ..! naik sepeda , panas dong ..” jawab nya kaget lalu
mengeluh
“ya enggak apa – apa
centil , takut banget panas sih .. panas ajah enggak takut sama kamu….hehehe.”
ujar nya meledek sambil tertawa
“iya .. iya .. dehh . aku ngalah , cowok itu mau nya menang
terus ..” jawabnya pasrah
Lalu kamipun bergegas mengambil sepeda , lalu goes menuju
tempat tujuan, memang rumah kami dekat dengan mall itu , jadi memakai sepeda
pun tidak jadi masalah, karena memang rumah kami terletak di perkotaan . memang
menggunakan sepeda itu panas , tapi mengurangi polusi udara..kan ..!!!! .dant
juga tetap asik kok. Sesampainya di mall
kami berputar – putar mengelilingi mall tersebut , ternyata disitu sedang ada
bazar buku , Fahri yang sangat senang membaca , ia yang paling semangat jika
ada bazar buku . walaupun tidak tau dia akan membeli atau tidak , sedangkan aku
dan zahraa mengikuti fahri di belakang ,
“liat – liat ajah percuma
. kalu enggak beli .” celetuk Zahra meledek fahri yang sedang memilih buku
“masalh buat lho..?”
“enggak juga sih..”
“huuuu..” sambil memukul
kepala Zahra menggunakan buku yang ia pegang
“pindah yik jangan disini
terus .” ajakku pada keduanya
lalu mereka pun mengikuti
dari belakang. Ketika kami melewati sebuah took . Zahra pun berhenti , dia
memandangi sekumpulan kotak music , matanya berbinar – binary kuarsa dia ingin memilikinya .
“percuma kalo . liat –
liat ajah ..!” ledek fahri denagn kata – kata yang pernah dzahra omongkan
padanya .
“aku kan lgi enggak ada
uang ..!” ujar nya kecewa
Ada rasa kasihan aku
mlihat Zahra , ingn sekali aku membelikan kotak musik itu untuk nya . kau
berfikir sejenak , dalam hati ku berkata
“Zahra bentar lagi kan
ulang tahun ..” kata ku dalam hati
“heh… kok ngelamun sih …”
ujar Zahra mengagetkanku.
“oh ..maaf ra .”
“laper nih , makan yuk
..!” kata Zahra
“makan dimana , katanya
lagi enggak ada uang ..!” jawabnya sambil tertawa kecil ..
“ya .. kalau buat makan
mah ada .haha,.”
Kita bertiga menuju
tempat makan , sambil nercanda saking laparnya atau apa ya .. sampai – sampai
tak menyadari kalau makannya belepotan
kayak anak kecil .
Setelah kami selesai
makan . kami bertiga pergi dari mall itu lalu mengayuh sepeda kembali menuju
rumah Zahra .
Ketika sampai di rumah
Zahra . Zahra masuk kedalam ,akupun berbicara dengan Fahri .
“ri , Zahrakan berta lagi
ulang tahun…! Gimana kalo kita ngasih dia kotak musik ..!” usulku .
“ia .. iya .. aku setuju.
.zahra pasti seneng banget “ ujarnya girang
Tiba – tiba zahra datang
dengan membawa minuman sambil berkata.
“hayoo . lagi pada ngomongin
apasih .. kok enggak ngajak – ngajak ..!” ujarnya jengkel.
“mau tau aja ..!” jawab
fahri meledek
Kami pun duduk di taman rumah Zahra kuta
bertiga bermain jujur – jujuran , siapa yang ketunjuk dia akan mendapat
pertanyaan dan harus menjawab jujur tidak boleh bohong , dan kami bertiga
berjanji tidak boleh di umbar – umbar . tak terasa hari sudah menjelang sore .
aku dan Fahripun berpamitan untuk puulang.
Besok lusa adalah hari
ulang tahun zahraa , aku berusaha mengumouljan sedikit uang untuk membelikan
hadiah kotak musik . untuk sahabat tercinta yaitu Zahra .
“ semoga, enggak kurang , kan setengah nya ada sama Fahri
..” lirih ku dalam hati
Besok nya tanpa
sepengetahuan zahhra , kaau dan fahri pergi ke toko yang ada di mall , untuk
membeli kotak music untuk Zahra . kita pilihkankan yang paling baagus diantara
yang ada . awal nya ku dan Fahri sangat takut kalau , uangnya kurang , hingga
akhirnya , uangnya malah lebih . aku dan Fahri merasa lega , setelah membelikan
kotak musik itu .
“ya ampun, hampir sajah
tadi tuh uangnya kurang … takut banget aku tadi ..!” kata Fahri denga perasaan
lega
“iya , Al , semoga saja
Zahra suka sama yang kita kasih ..!” kata ku berharap
“tentunya dong..”
jawabnya dengan PD
Ketika kami kembali
pulang ke rumah , di jalan kami bertemu dengan Zahra .
“kalian dari mana ajah
sih .. aku nyariin kalian di sekolah kayak orang gila tau gak..! ninggalin bae
..” katanya dengan nada jengkel.
“maaf . ra .. tadi kami
ke rumah temen dulu ..” ujar Fahri
meyakinkan .
“kalo da apa – apa bilang
dulu dong , jangan kayak tadi siang ,
aku kan kesel , udah pulang nya sendirian lagi.!.” katanya lagi.
“iya ..iya Zahra sayang
..” kataku pada Zahra yang sedari tadi mengoceh terus dan akhirnya dia
tersenyum dan memaafkan kami berdua. Oh leganya ,,,!!!!!
*
Besok nya , tepat hari
ulang tahun Zahra , sepulang sekolah aku dan fahri mengajak Zahra ke sebuah
taman yang indah , sekaligus membawa tart buatan ibu ku , mata Zahra di tutup
jangan sampai dia tahu , kejutan kita buat dia .
‘kita maU kemana sih..”
Tanya dia sambil memegangi matanya yang tertutup
“kemana ajah , kamu tinggal nurut sama kita , bentar lagi
juga sampai kok..!”jawab ku meyakinkan “nah kita sudah sampai , hitungan ketiga
kamu buka ya , penutup matanya ..!” lanjut ku pada Zahra .
“1,2,3.. happy birthday
Zahra …!!!!” kejut ku dan Fahri padanya
Mata Zahra berbinar –
binar seraya ingin meneteskan air mata , sambil mengucapkan terima kasih dia
menangis.
“ini buat kamu Zah .!”
kata Fahri sambil menjulurkan sebuah kado .
“ini dari kita berdua ,
jangan dilihat dari besar kecilnya yah ..!” lanjut ku .
“apa.. ini ..?” Tanya
Zahra “aku buka yah…!” sambungnya .
Kami berdua hanya
tersenyum simpul melihat Zahra membuka kado. Dia kaget , ketika dia tau bahwa
hadiah tersebut berisi kotak musik, dia sangat senang , saking senangnya sampai
– sampai dia hampir memeluk kami berdua .
“sekali lagi, Zahra
bilang makasih sama kalian , kalian baik banget sama Zahra , Zahra sayanga
kalian…” dengan suara yang terpotong – potong dia terus berbicara , isak tangis
akan haru nya pada kami , tidak bisa ditahan lagi .
“iya sama – sama Zahra ,
kita berdua juga sayang sama Zahra , sayang banget malah..” kata fahri .
“udah Zahra jangan nangis
lagi , senyum dong … nanti cantioknya hilang loh..!” ujarku sambil menenangkan Zahra
. lalu Zahra pun kembali tersenyum.
“nah , gitu dong , cantikkan
kelihatannya..”rayu Fahri pada Zahra
‘Zahra mau , kiat bertiga
janji akan jadi sahabat selamanya ..” katanya sambil menjulurkan kelingkingnya
.
“JANJI…!!!!!!!” kataku
dan Fahri bersamaan
Kita bertiga selalu
melalui hari – hari bersama , senang susah kita jalani bersama , karena kita
sudah berjanji , sahabat selamanya sampai akhir menutup mata dan nafas
terhenti…” .
TAMAT.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar